iWatch Bisa Kuasai 10% Pasar Jam Tangan



detail berita

Kabar tentang Apple yang akan memasuki industri jam terus berhembus. Namun belum ada konfirmasi resmi tentang jam tangan pintar atau “iWatch". Jika "iWatch" benar meluncur, Apple diprediksi bisa menguasai 10 persen dari penjualan jam global.
 
Mengutip data dari analis Citigroup, Oliver Chen, industri jam global pada tahun ini akan menghasilkan penjualan sebesar USD60 miliar. Dari total penjualan tersebut, jika iWatch hadir, Apple diperkirakan bisa menguasai sekira USD6 miliar.
 
"Apple bisa memiliki kesempatan sebesar USD6 miliar dengan banyaknya kesempatan untuk keuntungan jika mereka menciptakan sesuatu yang sangat baru seperti yang pernah mereka lakukan dengan iPod," jelas Chen, seperti dilansir dari Neowin.
 
"Apple telah meraih keberhasilan dengan menciptakan produk yang bahkan konsumen tidak tahu bahwa mereka membutuhkannya," sambungnya.
 
Sejauh ini, masih banyak misteri tentang iWatch, termasuk tampilannya. Menurut sumber yang dikutipThe Verge, Apple memutuskan untuk mengolah sistem operasi, iOS, untuk jam tangan pintar besutannya nanti.
 
Isu ukuran layar, kata sumber, dilaporkan menjadi perhatian tinggi para tim riset yang membantu Apple mengambagkan jam tersebut. Apple memang dikabarkan memberikan perhatian serius terhadap proyek jam tangan ini, termasuk dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari 100 orang. [oke]


Enam Pertanda Meredupnya iPhone



 
Walaupun mengusung sejumlah pembaruan, iPhone 5 yang dirilis Apple pada September lalu tidak terlihat banyak berbeda dari pendahulunya.

Kabar bahwa penjualan smartphone ini tak sesuai harapan bahkan menciptakan kekhawatiran di kalangan investor Apple sehingga sempat menurunkan harga saham perusahaan itu.

Apakah Apple telah kehilangan daya magis seperti saat berada di bawah almarhum Steve Jobs dulu?

Penerus iPhone 5 berikut sebuah iPhone versi murah dikabarkan bakal meluncur pertengahan tahun ini. Namun, boleh jadi saat itu iPhone sudah tak menarik lagi. Berikut alasannya, seperti dikutip dari Cnet:

1. iOS mulai membosankan

Di tengah meroketnya popularitas Android dan kemunculan Windows Phone 8, sistem operasi mobile iOS milik Apple mulai terlihat usang. Sementara Apple tak bisa seenaknya mengubah iOS tanpa membuat marah jutaan pengguna setianya.

Bisakah sistem operasi ini kembali merevolusi dunia mobile, seperti yang dilakukannya lewat iPhone generasi pertama dulu?

2. Duet Samsung dan Android semakin mematikan

Serbuan berita, resensi, dan informasi positif mengenai perangkat-perangkat buatan Samsung, rival berat Apple, memberi angin segar bagi popularitas perusahaan asal Negeri Ginseng itu.

Bahkan, perangkat Samsung seperti Galaxy S IV sudah banyak diberitakan sebelum benar-benar muncul sehingga menciptakan sensasi, mirip dengan yang biasa ditimbulkan oleh produk-produk Apple.

3. Apple sekarang bukan lagi Apple yang dulu

Tim Cook memang berhasil menjalankan perusahaan raksasa ini dengan baik, tetapi gayanya terlihat berbeda dengan Steve Jobs.

Apple tak lagi mendikte konsumen mengenai barang apa yang seharusnya mereka inginkan, seperti pada masa Steve Jobs. Sebaliknya, Apple kini cenderung memberi apa yang diinginkan oleh konsumen.

Contohnya seperti iPad Mini yang dulu tak mau dibuat oleh Steve Jobs. Apabila nantinya benar-benar ada iPhone versi murah, maka Apple akan semakin melenceng dari pakemnya selama ini.

4. Anak muda tak lagi menganggap Apple "keren"

Begitu iPhone banyak dipakai oleh orang dewasa, maka hilanglah pesona perangkat ini di mata kaum muda. Malahan, sebuah survei yang dilansir Forbes menunjukkan bahwa predikat "keren" secara mengejutkan sudah mulai beralih ke perangkat Windows Phone.

5. Harga produk Apple di luar jangkauan kantong banyak orang

Sebagian kesuksesan Apple dibangun lewat ekspansi ke pasar global, tetapi di banyak wilayah dunia, harga produk Apple masih terlalu mahal untuk sebagian besar konsumen.

Sementara itu, para kompetitor seperti perangkat Android berhasil mengejar Apple sambil menawarkan harga yang lebih bersahabat dengan kantong.

6. Hilangnya "The Wow Factor"

Maksudnya, gegap gempita yang biasa ditimbulkan oleh produk Apple ketika tampil mengusung inovasi yang luar biasa. Contohnya, seperti iPhone dan iPad ketika pertama kali diperkenalkan dan segera mengundang decak kagum dari seluruh dunia.

Belakangan, Apple kehilangan gereget. Sebagai salah satu inovasi terbaru, bahkan Siri sekalipun tak meninggalkan kesan yang dalam. Hanya peningkatan kecil demi peningkatan kecil yang dilakukan Apple, sementara Android semakin mengancam.

Nah, apakah iPhone 6 nanti akan bisa menghidupkan kembali gairah terhadap produk-produk Apple, ataukah perangkat ini hanya akan tampil biasa-biasa saja dan mengecewakan?


Wow! Kini iPad Telah Terjual 100 Juta Unit



Tahun ini benar-benar menjadi tahun terhoki bagi Apple. Tidak hanya iPhone 5 yang sukses menjadi ponsel dengan penjualan tercepat yang pernah mereka raih sepanjang sejarah, dalam sebuah acara yang sejatinya akan memperkenalkan iPad Mini pagi dini hari tadi Apple juga mengumumkan kesuksesan salah satu lagi perangkat terbaik miliknya yang lain yaitu iPad.

Diwakilkan oleh CEO nya Tim Cook yang didaulat menjadi pembuka acara (seperti biasanya), Apple mengabarkan bahwa perangkat iPad yang saat ini sudah berumur kurang lebih dua setengah tahun dan memiliki begitu banyak varian tersebut telah terjual sebanyak 100 juta unit di seluruh dunia.

Tidak berhenti disitu saja, Tim Cook juga menyatakan jika tingginya daya jual iPad secara keseluruhan berhasil mengalahkan angka penjualan perusahaan manufaktur PC, diantaranya Lenovo, Dell, HP, dan Acer, untuk seluruh lini produk mereka selama satu kuartal penuh yang berakhir pada bulan Juni kemarin.

Tingginya penjualan iPad terlihat jelas dalam statistik lalu lintas browsing seluruh pengguna perangkat tablet, dimana iPad berhasil menguasai sebanyak 91% lalu lintas browsing, sementara 9% sisanya merupakan akumulasi dari perangkat tablet perusahaan non-Apple. Alasannya cukup mudah, ujar Tim Cook: “semua orang suka iPad miliknya“.


iPhone 5 Tiba-tiba Susah Dicari, Kenapa?



 

Seperti kita ketahui bahwa Apple sukeses berat dalam penjualan perdana smartphone iPhone 5 yang mencapai 5 juta unit dalam waktu 3 hari setelah penjualan perdananya, 21 September lalu. Namun, kini Apple seakan menghambat pengiriman iPhone 5 ke negara lainnya. Apa yang terjadi?

Banyak penggemar produk Apple mempertanyakan kapan iPhone 5 masuk ke negara saya? Apakah Apple menahan penjualannya? Atau memang ada masalah dengan pengiriman iPhone 5?

Sementara iPhone 4S, yang dirilis tahun 2011 lalu, bisa dengan cepat menyambangi negara lain setelah hari penjualan perdana. Untuk memberi gambaran, berikut ini adalah jadwal penjualan iPhone 4S di beberapa negara dan rencana penjualan iPhone 5 di negara lainnya.

Penjualan iPhone 4S

Apple memperkenalkan iPhone 4S pada 4 Oktober 2011. Penjualan perdana digelar di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, Perancis, Jerman, dan Jepang pada 14 Oktober 2011.

Penjualan tahap kedua menyambangi 22 negara pada 28 Oktober 2011, antara lain, Austria, Belgia, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Hongaria, Irlandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Meksiko, Belanda, Norwegia, Singapura, Slovakia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.

Tanggal 11 November 2011 merupakan penjualan tahap ketiga meliputi Albania, Armenia, Bulgaria, El Salvador, Yunani, Guatemala, Hongkong, Malta, Montenegro, Selandia Baru, Panama, Polandia, Portugal, Romania, dan Korea Selatan.

Pada 29 hari setelah penjualan perdana, iPhone 4S telah masuk ke 43 negara, lalu bagaimana dengan iPhone 5?

Penjualan iPhone 5

iPhone 5 diperkenalkan pada 12 September 2012. Penjualan perdana digelar di 9 negara, yaitu Amerika Serikat, Australia, Kanada, Perancis, Jerman, Hongkong, Jepang, Singapura, dan Inggris pada 21 September 2012.

Penjualan tahap kedua diperuntukkan kepada 22 negara lain pada 28 September 2012, yaitu Austria, Belgia, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Hongaria, Irlandia, Italia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Selandia Baru, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Slowakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.

Pada 38 hari setelah penjualan perdana, iPhone 5 hanya menyambangi 31 negara. Apple hingga kini belum mengumumkan lagi penjualan tahap ketiga iPhone 5.

Namun, Apple menjanjikan bakal menjual iPhone 5 di 100 negara pada akhir tahun 2012.

Pengiriman lambat

Sebagian orang mungkin berbahagia saat ini sudah bisa menggenggam iPhone 5. Namun, sebagian orang lainnya di negara yang telah menjual iPhone 5 harus menunggu hingga produk tersebut tersedia. Menurut laporan, ada konsumen yang harus menunggu hingga sebulan setelah ia memesan melalui situs jual beli online.

Apa yang membuat pengirimannya terhambat?

Seorang eksekutif dari perusahaan pemanufaktur produk Apple, Foxconn, mengatakan pada The Wall Street Journal bahwa dari semua perangkat yang pernah ditangani pabrikan itu, iPhone 5 adalah yang paling sulit dibuat. Ada beberapa hal yang menghambat produksi iPhone 5 di Foxconn.

Analis Shaw Wu dari lembaga riset Sterne Agee, mengatakan, masalah itu bisa terjadi pada manufaktur baseband yang menggabungkan kemampuan koneksi nirkabel 4G LTE dalam proses fabrikasi cip 28 nanometer (nm).

Produksi juga bisa terhambat di tahap kontrol kualitas yang ketat oleh pihak Apple, terutama pengecekan materi luar iPhone 5. Materi alumunium dan kaca yang menyelimuti tubuh iPhone 5 mudah tergores. Beberapa pembeli pun terkejut melihat ada goresan di iPhone 5 yang baru mereka buka dari kardus, terutama yang berwarna hitam.

Analis Kevin Keller dari lembaga IHS mengatakan, aluminium yang dipakai di iPhone 5 ini tidak dilapisi oleh materi pelindung lain. "Ini hanya aluminium telanjang. Ini mudah tergores. Anda bisa menggaruknya dengan kunci atau benda lain," ujar Keller.

Jika petugas yang mengontrol kualitas menemukan ada goresan di iPhone 5, unit tersebut tidak diloloskan. Para pekerja Foxconn harus ekstra hati-hati dalam merakit iPhone 5. Sementara itu, Apple harus memenuhi janji untuk mengirimkan iPhone 5 ke 69 negara lain sebelum 2012 berakhir.

Sejak diluncurkan pada 2007 silam, iPhone telah menjadi produk andalan Apple. Bagaimana tidak, penjualan iPhone sepanjang tahun 2011 lalu mencapai 53 persen dari seluruh penjualan produk Apple. Sisanya, pendapatan Apple dikontribusikan dari iPad (20 persen), Mac (14 persen), iPod (5 persen), iTunes (4 persen), dan lainnya (3 persen).

Selain produk di atas, Apple dikabarkan akan segera memiliki portofolio baru, yakni komputer tablet berukuran antara 7 sampai 8 inci. Berdasarkan rumor yang beredar, tablet itu akan diberi nama iPad Mini dan akan diperkenalkan pada 23 Oktober mendatang.

 


Bug Layar Berkedip Ditemukan di iPhone 5



Rupanya iPhone 5 harus segera melakukan upgrade karena banyaknya bugs dan permasalahan yang ada pada piranti tersebut. Bugs baru yang ditemukan yaitu layar yang berkedip saat pengguna menggunakan software virtual keyboard. 

Dan, permasalahan ini nampaknya tidak hanya diketahui oleh Mashable. Dalam forum Apple Support Communities, ternyata juga terdapat beberapa pemilik iPhone 5 yang mengkonfirmasi adanya bug serupa.

Layar flicker tersebut kebanyakan muncul pada saat pengguna iPhone 5 mengunjungi App Store dan menjalankan keyboard untuk pencarian aplikasi atau game. Salah satu pemilik iPhone mengatakan bahwa sebuah garis yang berkedip pada saat di memasukkan password.

Tak cukup memberikan komentar, user tersebut pun mengunggah sebuah video Youtube yang memperlihatkan permasalahnnya tersebut. Dia pun mengatakan bahwa permasalahan itu tak hanya sekali dihadapinya, melainkan dalam dua kali kunjungan terakhirnya di App Store.


Apple Mengalami 3 Masalah Serius



Suksesnya penjualan iPhone 5 ternyata diiringi oleh beberapa masalah yang membelit Apple terutama selepas ditinggalkan oleh Steve Jobs. Tim Cook yang menggantikan Steve Jobs, terus berjuang untuk mempertahankan penjualan di puncak piramida. Sampai saat ini, Apple masih nomor satu untuk Smartphone. 

Namun demikian Apple menghadapi masalah yang tidak ringan. Tercatat ada tiga kesalahan yang dibuat Apple sejak ditinggalkan oleh Steve Jobs, yakni :

1. Apple Maps:  Apple memutuskan kerjasama dengan Google Maps, karena ingin mengembangkan petanya sendiri. Namun langkahnya yang berani dan agresif ternyata malah membuat Apple cilaka.  Apple harus menaggung resiko karena aplikasi peta besutannya harus menghadapi masalah dan datanya tidak lengkap.

Cook  pun  menyampaikan permintaan maaf secara tertulis dan menyarankan pengguna mencoba peta pihak ketiga sebagai gantinya untuk sementara waktu.

2. Persaingan dengan Samsung: iPhone   merupakan  pelopor gadget yang paripurna. Namun sayangnya , iPhone hanya mengeluarkan satu produk setiap tahun.  Sementara Samsung Galaxy S III. Selalu memperbaharui produknya. Dalam kualitas layar, konektivitas data, kamera, dan prosesor, Galaxy S III tidak bisa dianggap remeh oleh iPhone 5. Apple dinilai lebih bersaing dalam hal hardware. 

Apple juga berhadapan dengan Samsung diberbagai Pengadilan di seluruh dunia. Pertikaian itu menguras energi Apple. Padahal mereka juga tengah bersaing ketat dengan produk Samsung di pasar. 

3. Tak ada perombakan besar iOS: Meski tersangkut masalah Maps, iOS 6 tetap menjadi sistem operasi yang solid. Tapi masalahnya, Apple terlihat belum terlalu agresif dengan pengembangan iOS Sehingga muncul berbagai dugaan, seperti Apple menyimpan fitur baru untuk rilis versi terbaru iOS mendatang atau mungkin saja kehabisan ide.


Inilah Patung Lilin Steve Jobs Sang Pendiri Apple



Steve Jobs telah meninggal satu tahun yang lalu, untuk mengenang sosok CEO Apple tersebut museum Madame Tussaud di Hong Kong, menambah koleksinya dengan membuat patung lilin yang sangat mirip dengan aslinya. Sungguh luar biasa..!

Tokoh di balik kesuksesan iPod, iPhone dan iPad itu akan diabadikan dalam gayanya yang ikonik, yakni mengenakan kaus turtle neck hitam, jeans Levi 501 dan sepatu New Balance.

Adapun posenya, terinsipirasi dari cover Fortune Magazine di 2006 yang sangat terkenal. Jobs tampak santai melipat kedua tangan di depan dada, kepalanya sedikit miring dan tersenyum hangat.

Tim pembuat patung lilin profesional Madame Tussaud juga membuat sepasang kacamata Lunor yang dipakai Jobs semirip mungkin dengan aslinya. Maklum, kacamata yang kemudian menjadi ciri khasnya ini memang dirancang khusus untuk pendiri Apple tersebut.

Museum Madame Tussaud menginformasikan, pembuatan patung lilin Steve Jobs memakan biaya USD 193 ribu. Proses pembuatannya, sekitar 3 bulan hingga rampung.

‘Steve Jobs’ akan menyapa pengunjung Historical and National Heroes di Madame Tussaud Hong Kong selama satu bulan yakni dari 27 September hingga 26 November 2012. Selanjutnya, ‘Jobs’ juga akan di bawa ke Madame Tussaud Bangkok, Thaildan dan Shanghai, China.


iPod touch & iPod nano Dijual Terbatas



iPod adalah merek serangkaian perangkat pemutar media digital yang dirancang dan dijual oleh Apple (Hewlett-Packard juga sempat menjual produk tersebut dengan nama Apple iPod + HP). Nama "iPod" juga dahulu merupakan nama salah satu varian pemutar media digital dalam rangkaian tersebut. Di antara dua varian terbaru dari iPod adalah iPod touch dan iPod nano.

Saat ini Apple sedang bersiap untuk mulai memasarkan produk iPod tersebut. Namun sayangnya, pasokan untuk media playerportabel terbaru itu diprediksi akan dibatasi saat meluncur pada bulan ini.
 
Dilansir dari Apple Insider, Sabtu (6/10/2012), menurut situs Jepang, Macotakara, Apple akan mulai menjual generasi kelima iPod touch dan generasi ketujuh iPod nano pada pekan depan di Negeri Sakura tersebut. Diprediksi, penjualan di Amerika Serikat (AS) juga akan dilakukan pada waktu yang sama.
 
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pasokan untuk iPod terbaru akan cukup terbatas pada saat pegapalan awal. Saat diresmikan pada bulan lalu, Apple mengatakan bahwa pihaknya akan mulai mengapalkan versi terbaru iPod pada Oktober 2012.
 
Kedua versi iPod tersebut diluncurkan oleh Apple saat mengumumkan kehadiran iPhone 5. iPod touch kini memiliki ketebalan 6,1 milimeter dan layar 4 inci dengan prosesor A5. Pod touch hadir dalam beberapa balutan warna yakni hitam, putih, biru, kuning, dan merah.
 
Semenetara itu, desain ulang iPod nano membuatnya mirip dengan perangkat iOS. iPod nano terbaru hadir dengan layar 2,5 inci dan tombol home khusus dan tersedia dengan tujuh pilihan warna.


 
Return to top of page Copyright © 2013 | HOT-Techno - All Rights Reserved